Menyiapkan Atlit Tenis Meja


Bagaimana menyiapkan atlit tenis meja?

Hari ini akhir Juli 2019, bersumber ITTF Ranking Juli 2019, negara2 top5 dalam olahraga tenis meja adalah China, Jepang, Korea, Jerman, Swedia, Brazil. U15 pun kurang lebih negara2 tersebut juga.
Jadi, jawabnya MENCONTEK cara2 negara2 yg berhasil hari ini.
Tapi cara ini akan berhasil jika semua komponen persis sama, antara negara ini dan negara yang dicontek.
Komponennya: Mindset keluarga, Sekolah, Klub, kompetisi, industri alat, franchise, marketting, media, jaminan hari tua, manajemen.
Jawaban lain.
Adalah menciptakan Industri Tenis Meja Indonesia.
Yaitu memproduksi sendiri peralatan2 tenis meja: blade, rubber, glue dst.
Agar proses produksi berjalan terus, maka harus ada konsumsi yang dilakukan oleh kompetisi2, Turnamen2, sekolah2, pusat pelatihan dari berbagai wilayah.
Turnamen yang dikuti berbagai club dan PTM, juga sekolah.
Di jenjang sekolah inilah pencaribakat, menyeleksi calon2 pemain muda.
Pencari bakat, harus dibekali ilmu, sistem rekruitmen dan pengawasan serta evaluasi.
Pencari bakat juga, merekrut para calon pelatih, saintis, dan sportman lainnya.
T2Diamond, UTT India adalah contoh Program Industri tenis meja.
Keduannya sama bertujuan menginspirasi usia muda.
Akhir kata, dalam industri dikenal skema:
Input —> Proses —> Output.
  |                                         |
  |                                         |
   ——— Feedback  ———
Jika OUTPUT adalah tujuan sebuah proyeksi,
Maka PROSES harus berjalan,
Dengan INPUT yang sesuai.
Dan FEEDBACK sebagai evaluasi, faktor percepatan.

– bersambung –

 

Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.