Coba2 Peralatan


Sumber: http://www.usatt.org/tip_photo/120699.shtml

By Dr. Ion Yoo

image

Guangdong Province Youth Team 12-year-olds Lwou Yung Chiang, someday-to-be U.S. and Pan Am Men’s Singles Champion David Zhuang, and someday-to-be 2-time World Men’s Singles Champion Jiang Jialiang.

Equipment Experimentation

By Dr. Ping Pong

Di awal2 karier permainan anda, tidak bisa dihindari mencoba2 banyak raket dan spons (tmk: karet). Pinjamlah byk raket2 dari pemain2 lainnya untuk dicoba. Anda harus pelajari sifat2 apa tersedia pada raket tsb, dan temukan apa2 yang terasa cocok untuk anda. Tetapi ketika sekali anda menemukan suatu kombinasi (tmk: sifat2 raket) yang anda suka, tetap setialah padanya sampai anda mempunyai suatu alasan yang sangat baik untuk mengganti dengan yang lain. Hal ini tidak berarti anda tidak boleh mencoba2 jenis peralatan2 baru -mencoba2 OK saja, hanya jangan sampai terbiasa dalam sikus tertentu berganti2 peralatan, dan jangan juga sudah merasa benar2 nyaman dengan alat apapun.

Dua hal buruk mungkin anda lakukan adalah:

  1. Jangan pernah melakukan banyak coba2 peralatan, padahal anda tidak pernah mengetahui berbagai sifat2nya, dan
  2. Terlalu mencoba2, padahal anda sudah menemukan peralatan yang sesuai untuk anda.

16 comments

  1. mas, kalo untuk tipe kanan serang (offensive) kiri tahan semi serang (BH nya suka nyemesh tp ybutuh yg kontrolnya bagus ga perlu kenceng) enaknya pake kayu dan karet apa? klo kayu sardius FH Bryce Speed n BH Srifer FX cocok nda? cepet ya, mumpung blm beli. thks

    Begini, TeeMKa batasi dulu:
    1. Pemain terlatih = seperti atlit, spare partner, pelatih, analis dan jajarannya.
    2. Pemain tak terlatih
    3. Pemain rekreasi = para pekerja, profesional, dimana olahraga untuk kesehatan, hiburan, interaksi sosial, dll, namun punya kemauan bermain bagus dengan sedikit2 berlatih dan mengetahui teori2.

    Dari tulisan2 di weblog ini, dapat disimpulkan:
    1. Berlatih memerlukan tahapan2 (dasar, lanjutan, special), dan tiap tahapan memerlukan peralatan berbeda2 sifatnya (speed, kontrol, feel, special).
    2. Pemain top profesional TIDAK menggunakan raket dengan speed paling kencang yang ada di toko.

    Sebagai pemain rekreasi yang ke depannya mempunyai waktu, tenaga, biaya untuk berlatih meningkatkan kemampuan tenis meja, sebaiknya pilih peralatan secara bertahap juga.
    1. Baru bermain dan berlatih = Speed rendah, Kontrol tinggi, feel soft = untuk memahami bagaimana sifat alat2 itu berkerja
    2. Lanjutan = speed lebih tinggi, kontrol tinggi, feel medium = untuk memperluas pemahaman perbedaan sifat2 alat
    3. Special = speed bebas, kontrol bebas, feel bebas = untuk menggunakan sifat2 alat tertentu yang diterapkan pada gaya tertentu dengan keahlian khusus

    Merk yang saudara sebut di atas berada pada top rank pada grafik perbandingan, biasa dipakai para pemain rekreasi karena nyaman dipakai, “mudah’ digunakan pada satu type permainan saat berhadapan dengan satu kelas peralatan (semua pemain klub itu memakai peralatan sejenis, blade karbon, karet inverted Eropa, speed glue, tidak ada LongPiper yang bola2nya tidak sama).

    + GRIP cara memegang raket juga mempengaruhi, kenyamanan, kecocokan, kemampuan, dan kepuasan si pemakai. 😀

    + Jika ini peralatan pertama yang akan saudara beli, sebaiknya pertimbangkan APAKAH ada kesempatan waktu dan orang yg akan membimbing dalam menguasainya kelak ? Jika tidak, beberapa minggu ke depan saudara mengeluh dan mencari alat baru. :mrgreen:

    + Jika ini peralatan kesekian kali dan saudara belum mendapatkan peralatan yang nyaman dan cocok, sebaiknya pertimbangkan untuk berlatih dasar dgn pelatih, memahami cara kerja raket dan cara menerapkannya dalam gaya, dan gunakan peralatan yg murah (second) untuk mulai memperkuat ukuran feeling masing2 alat. Jika tidak berlatih dasar, bulan depan akan ganti peralatan lagi. :mrgreen:

    + Jika sekarang sampai bbrp bulan ke depan sdr berlatih dgn seorang pelatih, dan menggunakan peralatan standart, maka beberapa bulan ke depan, sdr akan berganti peralatan lagi. 😀

    Berlatih memerlukan kesabaran 🙂

    Suka

  2. saya setuju dengan pendapat pemilik thread ini.Tidak perlu beli bat yg mahal jika masih baru pemula.
    kebanyakan pemula banyak ditipu oleh pemilik toko yg tidak bertanggung jawab.contoh:baru belajar tenis meja disuruh beli bat gergely,bryce speed. menurut anda apakah dengan karet super ini pemula akan bisa belajar??? saya sangat tidak yakin karena memukul bola dengan benar saja masih belum bisa .
    teman saya baru belajar dan dia sewaktu ke toko malah disuruh beli bat waldner senso karbon,bryce speed,donic f1.
    padahal dia belum bisa memukul.Alhasil sudah 1/2 tahun main dan masih belum bisa memukul dgn konsisten.
    bagi pemula sebaiknya batasi bugdet untuk beli peralatan tidak lbh dari 300 rb.
    bat tidak lbh dr 200 rb.
    kemudian karet gunakan saja palio cj 1000 yg selembarnya hanya 50 rb.sebaiknya tetap gunakan peralatan ini untuk 1 tahun kedepan sambil mempelajari cara memukul drive yg baik,terima serve,backhand dan fore hand yg baik.
    setalah tahap ini terlewati barulah pelajari bola spin.
    ini menurut saya lho.
    soalnya saya sering kesal melihat org2 yg ingin belajar tenis meja dan ditipu oleh para pemilik toko dan agen2(yg ingin mengeruk duit sebanyak2nya dari mereka yg tidak tahu apa2)

    Suka

  3. mas, pernah dengar tentang paddle Tacteo (Cornilleau)?
    itu paddle pingpong yang cuman buat pleasure alias ga boleh dipake dalam kompetisi. saya tertarik sama desainnya. bisa dicuci kalo kotor tapi karetnya sepertinya ga bisa diganti. menurut mas apa plus minusnya beli paddle tersebut?

    mas bisa jelaskan tentang keterangan tentang angka-angka specs yang tertera pada paddle? speed, control, dan spin. Apa hubungannya dalam permainan dan fisik paddle itu sendiri? Terima Kasih pada TeeMKa sebelumnya. Maju terus!

    Paddle itu TeeMKa baru saja lihat dari site2 ybs. Menawarkan diri sbg padle generasi mendatang, ideal utk pemula dan antusias, waterproof (anti air, tahan basah), air drive system (lebih bertenaga dengan memanfaatkan sistem tenaga udara), tahan lama dibanding bat kayu, grip yang lembut, bisa dicuci.
    Menurut TeeMKa, jika seorang pemain memakai padle ini AKAN dengan mudah mengalahkan pemain dgn padle BIASA, bisa nyaman dalam memainkannya, bisa bermain cantik, enak ditonton, MAKA kita tunggu saja saatnya generasi TENIS MEJA BARU. Persis ketika tahun 50-60an ketika dunia menggunakan hardbat (bat tanpa spon) yang dikejutkan dan dikalahkan dgn mudah oleh pemain asal JEPANG yang menggunakan rubber dgn spon spt yg kita kenal sekarang. TAPI tentunya setelah melalui proses legalitas dari ITTF.

    MASALAH MEMILIH alat adalah masalah kebiasaan sehingga menciptakan penguasaan.

    Spesifikasi paddle.
    1. Blade = Speed, Control, Feel (rasa lembut-keras)
    2. Rubber = Speed, Spin (nilai putaran yg dihasilkan), Density (kepadatan rata2 antara topsheet+spon, umumnya karet China jauh lebih padat dibanding Eropa), Reglue Effect (pangaruh baik bila diberi glue setiap saat akan digunakan)
    3. Paddle = Speed, Spin, Control (kemampuan padle membantu tangan pemain saat mengendalikan bola ketika bersentuhan)

    Angka2 itu bersifat RELATIF antar setiap pemian dan hanya untuk membandingkan dengan seri lain dari Produsen yang sama. Untuk membandingkan dgn produsen yang lain, maka kita harus mencoba 2 peralatan atau lebih dari 2 atau lebih produsen, SEHINGGA mendapatkan nilai awal (angka) yang menyatakan karakteristik dari alat tsb. Untuk lengkapnya bandingkan dgn GRAFIK peralatan dari situs produsen dan katalog mereka.

    Suka

  4. terima kasih teemKa sudah bersedia menjelaskan kepada saya. Saat ini saya menggunakan paddle dhs-1832 (premade) yang saya beli 10thn yang lalu ketika saya masih smp. karena saya beranggapan kemenangan itu 80% skill dan 20% alat.
    *1. Benarkah anggapan saya ini?

    Cukup setuju 80% skill dan 20% alat, jika yang memainkannya adalah setingkat guru melawan murid. Karena faktor lain kemenangan berada pada aspek fisik, tehnik, taktik, mental sementara alat adalah 1 faktor yang mempengaruhi ke 4 faktor tadi. Jadi ketika kemampuan dua pemain pada level yang sama, tentu saja kemenangan harus didukung peralatan. IMO.

    kemudian saya mendapatkan para pro di internet bertukar informasi tentang paddle2 yang mereka punya dan spesifikasi, kelebihan dan kekurangannya. Saya menjadi bimbang apakah permainan saya dpt meningkat dengan alat??!! Jalan satu2nya adalah mencoba membeli blade, rubber yg kira2 sesuai dgn gaya permainan saya. Saya memutuskan untuk mengalokasikan dana sekitar 700rb. *2. Jika teemKa dalam posisi saya, apakah akan membeli paddle Tacteo tersebut atau meracik custom paddle?

    Permainan DAPAT meningkat dgn alat. Semakin baik alat didesain produsen dia memberikan keunikan (citarasa) dan karakterisrik teknis tersendiri. Jika sangat cocok dgn penggunanya, akan menjadi suatu kekuatan khas. Contoh: Seorang pemain dgn talent cerdas, reflek tinggi, control bagus, dst… IMO, akan cocok dgn peralatan China, TAPI jika dipaksakan memakai peralatan EROPA, maka talentanya tidak akan tersentuh, tidak terlatih, tidak berkembang, dan tidak2 lainnya.
    Untuk mengembangkan permainan salah satu jalan adalah membeli (menggunakan) peralatan standar, setidaknya cukup standar, kemudian berguru dgn seorang pelatih bagus agar dpt latihan dasar yg benar, menambah wawasan dalam komunitas online dan offline, serta mengikuti teori. Gaya permainan yang lama melekat dalam diri BISA dihilangkan dan diperbaiki lagi dgn latihan dan didukung alat. Dana sebesar itu bisa dipakai buat membeli barang2 sekond yang beragam agar dpt mengenali sifat2 bermacam2 merk alat, INI yang penting.
    Paddle itu tidak TeeMKa beli, tapi akan dicoba setelah menguasai latihan dasar, memahami bgmn sifat2 peralatan bekerja dan familiar dgn satu juga beberapa paddle. Lagipula paddle ini melanggar aturan ITTF (mohon dikoreksi jika salah).

    sebagai catatan saya adalah pemain amatir yang cukup lama mengenal TM namun baru beberapa bulan ini giat berlatih karena teman2 kos saya pecinta olah raga ini. saya serius mempelajari teori dari artikel2 di internet untuk kemajuan saya dan saya berencana bergabung dengan PTM dalam waktu dekat ini.

    TeeMKa juga seorang amatir yang belajar dari bacaan internet, bbrp buku. Ternyata tidak banyak membantu, bahkan menyesatkan. Contoh: Tidak bisa mengetahui cara memegang bat (grip), cara berdiri (ready stance), cara bergerak (footwork), cara melihat bola, cara memutar tubuh, cara memukul bola, cara menyentuh bola, dll. Padahal inilah KUNCI BESARNYA.
    Jika bergabung dgn PTM dan berniat maju dalam bermain tenismeja, cobalah cari pelatihnya, apakah mau membimbing? :mrgreen:
    Jadi, berkesimpulan yang PALING PENTING adalah berguru langsung dgn pelatih.

    terima kasih sebelumnya.

    Suka

  5. mas…saya termasuk pemula dan berniat beli blade & rubber yg standar tp ga mahal. saya merasa tipe maen saya adalah off dan senang spin. Mohon saran & rekomen utk blade & rubber yg cocok.
    makasih sebelum dan sesudahnya.

    TeeMKa tak tahu persis, PEMULA yang yuno maksudkan. Karena untuk berlatih serius diperlukan pemilihan dan penggunaan alat secara bertahap sesuai pencapaian. Pemula memakai alat standar pemula, tingkat lanjutan dan special juga memakai alat standar setingkat itu. Jika tidak, pemain pemula akan kesulitan meghadapi pemain ditingkat atasnya yang memakai alat yang LEBIH BAIK, walau ini sifatnya relatif.
    Untuk membeli alat pemula yang serius berlatih dan akan membeli alat lain jika kemampuan semakin meningkat, cobalah yang berikut.
    Blade dan Rubber terbaik untuk pemula menurut tabletennis.about.com.

    Alternatif lain adalah membeli blade dan rubber sekond. Tapi perlu diperhatikan, kadang2 blade sekond ini memiliki CACAT yang mengubah karakteristiknya bahkan cacat fisik (kayu tua, sobek) yang menyalahi aturan ITTF shg tak boleh dipakai dalam pertandingan.
    Khusus rubber bekas yang pernah dipakai pemain lain spt atlit, biasanya masih bisa digunakan untuk pemula dan jika terasa cocok dan nyaman sebaiknya kemudian belilah yang baru agar tahu persis karakteristik karet itu, karet bekas dan karet baru.
    Pemilihan blade dan rubber klas standar JUGA sebaiknya diperhitungkan, APA alat yang pelatih atau sparing berlatih, jika di gunakan alat kelas 1 sementara yuno kelas 3, maka latihannya akan sedikit kesulitan. KEcuali pelatih menggunakan alat kelas 3 juga.

    Suka

  6. salam kenal,
    Mas…saya ini baru pemula dan seneng maen off / spin. kemaren sempat coba blade DHS wind series dan rubber LKT XP Pro. Menurut mas bet tersebut cocok ga utk pemula seperti saya?
    Kurang lebihnya (bet tsb) gmn?
    thx sebelum dan sesudahnya

    Salam olahraga.
    Bermain off (menyerang) bisa bertipikal spin (mengandalkan putaran, gesekan bola, dgn pukulan drive topspin,loop, spt MaLin), juga bertipikal smash (mengandalkan kecepatan, benturan thd bola, dgn pukulah smash, drive topspin, spt WangHao). TeeMKa belum pernah coba blade tsb, tapi rubber ini terasa lembutnya dan kurang terasa menggigit bola ketika membuat spin (karet rendah spin), tapi enak buat membentur (smash).
    Sebagai pemula, yang diperlukan adalah mencapai konsistensi dalam hal grip, bergerak, memukul, menghasilkan jenis pukulan yang diinginkan,dll. Untuk itu syarat mutlaknya berawal pada kondisi raket (blade+rubber+glue+perlakuan) yang konsisten juga. Seorang pemain yang tidak menggunakan raket dengan konsisten akan tidak memiliki konsistensi permainan walau sudah bermain tenis meja dalam hitungan tahunan.
    Cobalah gunakan glue dasar dan cara mengelem yang tepat thd karet baru, misalnya membuat lapisan lem (semen) sebanyak 3x baru kemudian dilekatkan pada blade kemudian tidak melepasnya selama 1 bulan latihan. Perlakukan raket, misalnya selalu membersihkan permukaan karet, menempel dgn plastik dan menyimpannya di dalam raket case setiap kali selesai digunakan. Dengan sedikit coba2 kamu akan mendapat pengalaman pribadi dalam hal ini.
    Semakin baik berlatih, maka konsistensi akan diperoleh, kemudian baru sadar terasa bahwa raket kita minta diganti dgn kelas berikutnya. Hal ini sangat terasa ketika bermain dgn lawan/sparing/pelatih yang menggunakan raket kelas lebih tinggi.
    Raket ini cukup cocok, walaupun akan sedikit kesulitan saat berlatih menguasai pukulan2 spin. Namun mudah menguasai pukulan2 benturan spt smash. TIdak ada salahnya mencoba karet China lainnya dibagian backhand atau forehand, spt karet yang agak keras, agar mendapat perbandingan 2 rubber.
    Intinya, dengan raket ini, cobalah mencapai konsistensi. Berlatih memang perlu tahapan2 dan kesabaran.
    Selamat berlatih.

    Suka

  7. Saya seorang penghobi tenis meja, berlatih sejak 3 tahun lalu menggunakan pelatih.
    Sampai sekarang juga tetap memakai pelatih untuk meningkatkan kemampuan sekaligus untuk having fun.

    Mencari dan mencoba blade dan rubber merupakan satu salah satu kesenangan dan tantangan tersendiri.

    Selama ini saya tidak pernah bingung memilih peralatan. Karena saya bisa berkonsultasi dengan pelatih saya. Selain itu saya juga selalu membeli peralatan tenis meja di toko yang khusus hanya menjual peralatan tenis meja di tanjung duren.
    Pilihannya banyak dan pemilik toko juga pemain tenis meja dan mengenal karakter permainan dan bisa memberi saran sesuai dengan karakter permainan yang saya mau dan sesuai budget yang saya mau.

    Mau yang mahal atau yang murah itu tergantung kondisi keuangan dan karakter permainan kita.
    Kalau keuangan terbatas ya beli yang biasa aja..
    tapi kalau keuangan bagus, ya beli yang bagusan juga ga masalah… hasilnya tentu lebih bagus, karena produk ini mempunyai gualitas dan quality control yang lebih bagus, baik dari sisi speed, spin dan control.

    Well, INI masukan yang bagus buat kita.

    Suka

  8. saya mau nanya kalo mau beli bat sama rubber yang lengkap dimana yah??
    saya masi pemula soalnya

    saya biasa make bat yang berat kepalanya.
    bladenya nittaku offence
    terus bat itu berat bgt
    nah saya kok ngrasa pake bat itu keberatan

    nah saya tipe offence dan sng top spin terus saya juga sering lob gt

    kira2 blade ama rubber apa yah yg cocok??
    juga perkiraan harganya brp?
    jgn mahal2 yah kalo isa

    makasi

    Suka

  9. Kalau beli online, coba cari dgn key “peralatan tenis meja”, google akan memberikan listnya.
    Kalau beli didarat, coba tanyakan ke forumtenismeja.com, para member pasti bisa mengarahkan.

    Bat biasanya dgn berat 90 gram + 2 karet = 2ons.
    Jika bet (raket=blade+rubber) memang berat, cobalah ganti rubber Eropa dgn spon lembut, yg rata2 lebih ringan.
    Tapi, jika masih TERASA berat, maka perbaiki grip dan otot2 jari yang digunakan, ditambah latihan beban untuk otot pergelangan tangan. Ditambah latihan bat-pemberat sbg latihan dasar untuk menyiapkan otot2 tangan (jari, gelang, lengan, siku, lengan atas, bahu, dst).

    Tipe bermain off dgn topspin dan lob, itu bisa disebabkan TERBENTUK secar alami karena faktor latihan dan peralatan. Jika memang nyaman dgn gaya ini, tinggal dikembang lebih lanjut dgn menambah gaya2 dasar lainnya agar semakin komplit, dan dinamis. Jangn lupa, setiap gaya+pukulan ada kekuatan dan kelemahan yang bisa diekploit untuk kemenangan lawan.

    Kisaran harga:
    1. Blade = 500rb – 1.5 jt, jika punya feel dan selera bagus cobalah beli blade 2ndhand, bisa lebih murah dan banyak pilihan. Kemudian berekplorasi dgnnya.
    2. Rubber = 200 – 400rb. Bisa dipakai 6 bulan untuk pemain bukan atlit reguler.
    3. Lem Dasar
    4. Speed Glue, Water Base Glue.

    Yang terpenting harus dikuasai oleh pemula dalam urusan raket (blade+rubber+glue) adalah MAMPU MENGENDALIKAN dalam permainan dan mengetahui karakter2nya; ply, weight; carbon, allwood; off, def, allround; speed, spin, control; yang sangat mempengaruhi pencapaian kemampuan selama ia berlatih.
    Jika tidak, yang terjadi adalah pemula selama berlatih dn bermain tenis meja malah mengganti2 raketnya, sementara tehnik dasar belum ia miliki.

    Suka

  10. hey, mr. teemka kapan saya bisa dapat hardcopy “buku alex kertamanah teknik dasar”nya yach?
    Sekalian saya mau nanya: saya make depan xiom omega 3 bios max, belakang spectool speed 1,7, blade tsp balsa 8,5. Saya suka bintik pendek karena berkarakter serang dan efek bola yang dihasilkan banyak variasinya. menurut anda : merek karet bintik pendek apa di pasaran yang paling menyulitkan lawan ? temen2 mitra tanding saya menilai saya dominan menggunakan backhand saya dalam permainan. o ya, saya pernah pake stiga royal, tsp tyranno, winning, 802-40, dawei 388, clippa, 563, 888, tsp super spinpips… but penilaian saya saya spectol masih yg paling ok. Namun demikian saat ini sy perhatikan lama2 mitra2 tanding saya selevel mulai pada hapal karakter main bola saya. yg awalnya sering menang, lama2 saya diimbangi dan kalah juga.. what’s your suggest bro? thanks a lot

    Suka

  11. Salam olahraga, bro
    Tentang hardcopy buku, kontak lewat email saja, tenismejakita@gmail.com atau send lewat form isian di halaman [Siapa TeeMKa].
    TeeMKa kurang memiliki kesempatan mengexplorasi berbagai karet spt disebutkan diatas, karena untuk sementara cukup mengekplorasi karet berdasarkan karakteristik bentuk fisik secara umum; INVERTED, LongPipe, ShortPipe, AntiSpin or Anti Power, OX or NoSpon, Glue dan NonGlue, Karet keras dan lembut, Chinese dan Eropa, dan raket dibawah standard.

    Mitra/Lawan lama2 hapal karakter, terhadap:
    1. Cara bermain anda
    2. Cara anda memainkan raket berkaret bintik tsb.
    3. Karakter karet bintik tsb.

    Lawan2 yang sempat memilikinya adalah:
    1. Lawan main satu klub.
    2. Mitra berlatih (Sparing Partner)
    3. Sekelas Pelatih
    4. Pemain selevel yang pernah mengalami hal serupa.
    5. Level Pemain yang lebih kuat, krn dia punya cara memaksakan permainanya dan menghindari SP tsb atau sudah menaklukkannya.

    Jika yang sdr inginkan dari “pemakaian karet bintik pendek” adalah:
    1. Selera, ciri khas, alasan personal lainnya
    2. Bermain enak dan nyaman tak peduli memang kalah
    3. Harus menang thd siapapun lawannya

    Maka, untuk nomor alasan dan alternatif solusinya adalah:
    1. Pastikan pilihan pada 1 merk karet bintik pendek, kemudian ekplorasi karet ini dgn mencoba segala kemampuan anda ditambah kelebihan spesial dari karet dan gaya anda, dengan bantuan 1 orang sparing partner yang dapat diajak bekerjasama untuk membuat dan menjalankan program2 latihan. Jika berlatih bertanding kemana2 dgn banyak lawan, hasilnya adalah spt yg anda sebutkan, yaitu lawan anda familiar. INGAT: merubah gaya bermain (kemampuan dasar) akan memiliki EFEK BESAR dan berbeda walaupun dgn peralatan yang sama.

    2. Bermainlah dgn siapa saja dan nikmati saja, siapkan catatan2 kecil atas ide2 perbaikan yang dapat dibaca saat anda istirahat, agar tidak “terperosok di lobang yang sama”, tapi sayangnya hanya bisa anda lakukan pada lawan yang anda sendiri familiar thdnya.

    3. Melakukan solusi (1) utk bbrp waktu dilanjutkan ketahap (solusi 2) kemudian menganalisa dan kembali pada program latihan lanjutan, dan seterusnya sehingga pencapaian meningkat. Dengan syarat: KEMAMPUAN DASAR anda sudah dibenahi agar bisa meningkat dgn mudah dan tajam.

    Diperlukan waktu untuk menguasai kemampuan dasar dan peralatan yang cocok untuk mendukung perkembangan. Selanjutnya, silahkan berganti2 peralatan untuk menghadapi lawan2 yang lemah thd alat yg anda gunakan.

    Suka

  12. Saya seorang penghobi tenis meja, sempat berhenti karena alat dan kesibukan kurang lebih 10 Tahun dan baru kembali berlatih sejak 1 tahun terakhir
    Mencari dan mencoba blade dan rubber merupakan salah satu kesenangan dan tantangan tersendiri buat saya sekarang.

    Selama ini saya memang masih bingung memilih peralatan. Karena baru 1 tahun sudah 3 blade yang saya pakai, awalnya saya coba blade gergely dari butterfly, 3 bulan 3 kemudian saya pilih donic senso tapi tetap masih kurang cocok dan terakhir ini saya pake Prasidha kendo walopun harganya 2,4 jt tapi memang ternyata harga tidak pernah bohong. dan mengenai karet 1 tahun terakhir saya sudah menggunakan kurang lebih 10 macam, pertama saya gunakan Yasaka Xtend dengan MarkV ad tapi kurang cocok jadi saya ganti sriver dengan LKT masih kurang cocok juga terus saya coba DHS Innova dengan chalennger, masih kurang cocok coba lagi Tibhar Grips dengan Tibhar Nimbus jadi lumayan bagus tapi masih kurang cocok juga, jadi sekalian saya Pilih yang paling mahal bersamaan blade Prasidha Kendo dan Rubber Prasidha Tokyo ditambah karet untuk backhand Butterfly Spinart wlopun mahal tapi cocok cuma yang spin art belum 1 bulan udah kalah jadi sekarang saya ganti tibhar defense, tapi ternyata kurang cocok juga, jadi klo ada yang boleh kasi saran karet apa yang bagus untuk backhand tipe menyerang bertahan, dengan kontrol paling bagus

    Suka

    • Salam olahraga, olahpikir, olahrasa.
      Hobi, profesi, tanggung-jawab, kesibukan, tetap semangat !

      Berganti2 alat, mencari2 yang cocok, berlatih menyesuaikan, sebagian pemain itu mengesalkan, kapan berlatih n bermain n menikmati pencapaian? Sebagian lagi menyiasati dgn “menghitung” karakteristik peralatan dgn parameter merk, teknologi, max-min value, social interview.

      “Tidak cocok” dengan peralatan, menurut TeeMKa terjadi kekeliruan dalam teknik dasar, khususnya di aspek fisik dan teknikdasar.

      Fisik tidak siap utk olahraga tenismeja, tapi siap di badminton, sepakbola, tinju, atau sebaliknya hanya siap utk bridge dan catur. Untuk mengukurnya, kembali lakukan gerakan2 komponen olahraga fisik yg persis sama 10 tahunlalu, jika saat masih mampu, maka fisik anda SAMA seperti dulu.
      Kemudian bandingkan peralatan yg dulu dan sekarang, hasilnya tentu JAUH beda. Dulu raket rendah speed-power-spin, lambat reaksi, tapi sekrang sebaliknya.

      Dari 2 hal ini, kesiapan fisik masa lalu + peralatan sekarang = kekeliruan feel. Akibatnya ganti2 peralatan.

      Solusinya:
      1. fisik sama+gunakan alat yang sama 10 tahun lalu.
      2. rendahkan fisik+gunakan alat modern.
      3. berlatih bandiungkan kedua hasilnya.
      4. sesuaikan fisik, alat minimum value, berlatih teknikdasar.

      nb. bersama pelatih atau partner melatih teknik dasar meliputi fisik-siap utk menghindari cedera, pakaian dan sepatu, tempat latihan standar, raket medium = blade tidak kencang+karet klasik, berlatih utk mengembalikan feel masalalu, grip, ready stance, normal stance after stroke, swing koordinasi mata, kaki, pinggang, bahu, lengan, siku, gelang, melihat bola; jump n shift.

      Mudah2an ada perkembangan.

      Suka

    • Sambungan:

      Balasan sebelumnya diasumsikan sdr adalah seorang pemain yang terlatih 10 tahun lalu.
      Jika tidak terlatih, atau 1/2 terlatih (tidak berguru dgn seorg pelatih), atau otodidak,maka bermain tenismeja stlh 10 adalah sama dgn pemain baru, dengan tingkat waktu keberhasilan yg lebih singkat.

      Usulan:
      1. pilih blade yang all-wood, set ulang grip yg nyaman utk memukul kedua sayap, bahkan tengah.
      2. pilih karet dgn topsheet yg rendah, dan spon medium-hard yg medium-thick 2.0-2.1mm.
      3. koreksi n kembangkan touch memukul, 1.membentur, 2.menggesek, 3.menempel, 4.kombinasi 123. khususnya 3 n 3.
      4. drill latihan memukul pasif-blok, drive, topspin, tubuh relax santai, tu3puan kaki kuat, semua sendi tidak kaku, gelang lemas, grip flexibel tapi tidak goyang.
      5. latihan mengontrol-mata, bola, bladebaru dgn memantul2kan bola di raket.

      selamat berlatih.

      Suka

Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.